Wawancara

by Oktober 20, 2019 0 Comments

Wawancara adalah suatu cara untuk mengumpulkan data atau memperoleh informasi dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber atau otoritas.
Adapun tujuan wawancara adalah sebagai berikut:
1.      bahan informasi,misalnya berkaitan dengan masalah sosial, politik, ekonomi, dll
2.      bahan opini,misalnya pendapat dan tamggapan narasumber terhadap suatu masalah.
3.      bahan cerita, misalnya untuk mendukung penulisan karya sastra.
4.      bahan biografi,misalnya riwayat hidup tokoh yang akan ditulis.
Wawancara berdasarkan pelaksanaannya dapat dibedakan menjadi sebagai berikut:
1.      wawancara terstruktur,yaitu wawancara yang dilaksanakan secara terencana dengan berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah disiapkan.
2.      wawancara tidak terstruktur,yaitu wawancara yang tidak berpedoman pada daftar pertanyaan.

Sebelum melakukan wawancara, mari kita membuat pertanyaan yang akan kita gunakan untuk wawancara!
Kalimat tanya merupakan kalimat yang mengandung makna sebuah pertanyaan. Arti Kalimat tanya adalah kalimat yang berisi pertanyaan kepada pihak lain untuk memperoleh jawaban dari pihak yang ditanya.
Ciri-ciri kalimat tanya yaitu menggunakan intonasi naik, menggunakan kata tanya, dapat menggunakan partikel tanya -kah. Fungsi partikel -kah untuk memperhalus pertanyaan.

Ciri – ciri kata tanya adalah sebagai berikut:
1.      Selalu diikuti tanda tanya (?)
2.      di setiap akhir kalimat yang dibubuhi kata tanya.
3.      Terletak di awal sebuah kalimat tanya. (meskipun begitu, ada juga beberapa kata tanya yang bisa diletakkan di akhir kalimat tanya)
4.      Bisa ditambah dengan akhiran -kah.

Jenis-Jenis Kata Tanya beserta Fungsi dan Contohnya
Kata tanya mempunyai sejumlah jenis beserta fungsi dan contohnya, dimana diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Apa
Kata ini merupakan kata yang berfungsi untuk menanyakan sesuatu baik berupa keadaan atau perbuatan yang berkaitan dengan isi atau inti bahasan. Adapun jawaban untuk kata tanya ini adalah suatu pengertian, keterangan ataupun penjelasan dari apa yang ditanyakan. Contoh:
a.       Apa yang dimaksud dengan kalimat tanya?
Kalimat tanya merupakan kalimat yang ditujukan untuk menanyakan suatu hal kepada orang lain.
b.      Apa makanan yang sedang kau santap itu, Ali?
Aku sedang menyantap lemper, Budi.
2.      Siapa
Merupakan kata tanya yang berfungsi untuk menanyakan pelaku yang terkait, tersangkut atau turut serta dalam suatu peristiwa atau kejadian. Adapun jawaban dari kata tanya ini adalah orang atau pelaku suatu tindakan tersebut. Misalnya:
a.       Siapa yang akan mengantarmu membawa rapot di sekolah nanti?
Yang akan mengantarkan aku membawa rapot adalah Ayahku.
b.      Siapa yang bertamu ke rumahmu kemarin malam?
Itu kerabatku, Sani namanya.
3.      Kapan
Merupakan kata tanya yang berfungsi untuk menanyakan interval peristiwa terjadinya sesuatu keadaan. Jawaban atas kata tanya ini dapat berupa jam, hari, tanggal, bulan, tahun ataupun lamanya sebuah kejadian. Misalnya:
a.       Kapan acara wisuda akan dilaksanakan?
Acara wisuda akan dilakasanakan pada tanggal 21 oktober nanti.
b.      Kapan kita akan berlibur ke kampung halamanmu?
Mungkin minggu depan sepertinya.
4.      (Di, Ke, Dari) Mana
Adalah sebuah kata tanya yang berfungsi untuk menanyakan tempat suatu peristiwa berlangsung, lokasi yang akan dituju, serta tempat yang sedang digunakan atau yang tengah disambangi. Adapun jawaban atas kata tanya ini adalah hal-hal yang ditanyakan oleh kata tanya tersebut. Misalnya:
a.       Dimanakah kau membeli buku itu?
Aku membelinya di toko buku seberang sekolah.
b.      Saat liburan sekolah nanti, kau akan berlibur ke mana?
Sepertinya aku akan berlibur ke Cianjur.
c.       Darimana saja kau akhir-akhir ini?
Akhir-akhir ini baru saja dari luar kota untuk menjalankan proyek dari perusahaan.
5.      Mengapa
Adalah kata tanya yang berfungsi sebagai penanya alasan atau sebab sebuah peristiwa terjadi. Jawaban atas kata tanya ini adalah penyebab kenapa peristiwa tersebut terjadi. Umumnya jawabannya diawal dengan konjungsi karena atau sebab. Misalnya:
a.       Mengapa kau tak ikut acara perpisahan kemarin?
Aku tidak mengikuti acara perpisahan karena harus menemani adikku di rumah sakit.
b.      Mengapa angka 2 termasuk bilangan prima?
Sebab, angka 2 hanya bisa dibagi angka 1 dan angka 2 itu sendiri.
6.      Bagaimana
Kata tanya ini berfungsi sebagai kata yang menanyakan cara atau proses sebuah peristiwa berlangsung, serta untuk menanyakan keadaan atau kejelasan satu hal. Kejelasan atau keadaan suatu hal, serta cara atau proses suatu peristiwa berlangsung adalah jawaban atas kata tanya ini. Contohnya:
a.       Bagaimana proses metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu?
Pertama-tama, telur kupu-kupu akan menetas menjadi ulat. Setelah ukuran tubuhnya mencapau ukuran maksimal, ulat tersebut akan melekatkan dirinya pada ranting atau daun menggunakan anyaman benang buatannya. Anyaman benang tersebut kelak akan menjadi kepompong. Ulat akan ada di dalam kepompong selama 7 hingga 20 hari, tergantung dari spesies kupu-kupu tersebut. Jika waktunya sudah tiba, maka ulat yang telah menjadi kupu-kupu itu akan melepaskan diri dari kepompongnya.
7.      Berapa
Jenis kata tanya yang terakhir ini mempunyai fungsi sebagai penanya banyak, jumlah, atau satuan. Adapun jawaban atas kata tanya ini adalah banyak, jumlah, atau satuan yang hendak ditanyakan. Contohnya:
a.       Berapa tinggi badanmu saat ini?
Saat ini, tinggi badanku sekitar 170 cm.

lukmi

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 Comments:

Posting Komentar